Showing posts with label Berita Iptek. Show all posts
Showing posts with label Berita Iptek. Show all posts

04 February 2011

Polisi Inggris Tangkap Hacker Pendukung WikiLeaks

0 comments
LONDON – Kepolisian Inggris menangkap lima orang pria yang dianggap Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris, sebagai hacker pendukung WikiLeaks. Para tersangka ini diketahui menyerang pihak-pihak yang mereka nilai sebagai musuh dari WikiLeaks.

“Penangkapan ini terkait serangan atas ‘distributed denial of service‘ (DDoS), oleh sebuah kelompok yang menamai dirinya Anonymous,” Ucap pihak Kepolisian London dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, Jumat (28/1/2011).

Sementara di AS, pihak Penyelidik Federal AS (FBI) mengklaim telah mengeluarkan 40 perintah penahanan, sebagai bagian dari proses penyelidikan dari aksi penyerangan yang dilakukan oleh Anonymous, lewat sebuah software yang mereka buat. Software tersebut bahkan dapat dimiliki oleh publik dengan didownload gratis di internet.
“FBI terus bekerja sama dengan penegak hukum internasional guna meminimalisir efek dari ancaman Anonymous,” pernyataan dari FBI.

FBI menambahkan pihaknya terus memperluas penyelidikan dengan melakukan kerjasama dengan penegak hukum di Belanda, Jerman dan Prancis.

Serangan DDoS memungkinkan jaringan dari internet seperti server diserang dan menyebabkannya tidak mampu bekerja dengan optimal bagi penggunanya. Hal ini dilakukan oleh aktivis internet bulan lalu terhadap website yang dianggap sebagai musuh bagi situs WikiLeaks.

Serangan tersebut sempat membuat website milik Visa dan Mastercard, Amazon.com serta situs milik Pemerintah Swedia, tidak dapat beroperasi.

Sumber : okezone.com


[Baca Selengkapnya....]

12 November 2010

Awas, Virus "Zombie" Serang Telepon Genggam

0 comments
Liputan6.com, Beijing: Zombie tidak hanya dapat menyerang manusia, kini Beijing tengah diserang oleh sebuah virus yang dikenal dengan nama Zombie. Virus ini telah menyerang lebih dari satu juta ponsel di Cina yang disebarkan melalui pesan singkat (sms).

Seperti dikutip dari Xinhuanet, Rabu (10/11), virus ini menyerang ponsel ketika penggunanya mengunduh dan menginstal software yang tertera sebagai mengunduh permainan. Para korban mengaku mendapatkan alamat tersebut dikirimkan oleh temannya, sedang pada saat bersamaan sang teman berkeras bahwa dirinya tidak pernah mengirimkan apa pun.
Setelah proses pengunduhan selesai maka hacker yang mengembangkan software ini dapat dengan mudah mengirimkan alamat yang sama ke nomer telepon lainnya yang terdaftar dalam ponsel tersebut. Virus yang sangat agresif ini dengan cepat menyebar ke lebih dari satu juta ponsel di Cina hanya dalam beberapa hari. Saat ini seluruh operator telekomunikasi di Cina tengah berusaha untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini.

[Baca Selengkapnya....]

01 November 2010

Dampak Handphone

1 comments
Pernahkan anda mendengar berita bahwa handphone dapat menyebabkan kanker otak? Meskipun hal di atas belum terbukti kebenarannya, tapi memang benar bahwa handphone memancarkan radiasi yg besar.

Badan FCC Amerika telah menguji tingkat radiasi yg dipancarkan beberapa handphone. Kekuatan radiasi handphone yg diterima otak atau yg dinamakan SAR (Specific Absorption Rate) diukur dalam satuan watt/kg. FCC menetapkan bahwa semua handphone yg memancarkan radiasi diatas 1.6 watt/kg dilarang utk diproduksi (dilarang masuk di amerika).

Sebenarnya semua handphone yg beredar masih bisa dikategorikan “aman” karena tingkat SAR-nya masih dibawah 1.6 watt/kg. Meskipun demikian ada beberapa org yg merasa agak pusing atau telinganya panas setelah menggunakan handphone-handhone yg dikategorikan “aman” tersebut. Jadi yg betul-betul aman (bukan sekedar aman saja) adalah yg tingkat radiasinya dibawah 1 watt/kg.

Maka dari itu utk memisahkan yg “aman” dan yg “betul-betul aman”, dibuatlah data dibawah ini. Berikut ini data SAR yang dikeluarkan oleh United Kingdom National Physical Laboratory dan badan FCC Amerika (Federal Communication Comission)

HANDPHONE DENGAN EXTERNAL ANTENNA
(Radiasi antenna mengarah ke otak)
Pada handphone jenis ini posisi antenna persis disamping otak, sehingga resiko kanker otak paling besar.
contoh: Bosch 908/909, Semua handphone Ericsson & Sony, Nokia 5110/6110/6150, Siemens S25/C25/C35, Motorola T2688, P7689.

HANDPHONE DENGAN DESIGN CLAM-SHELL (LIPAT)
(Radiasi antenna mengarah ke rahang)
Karena bentuknya lipatan, maka pada handphone jenis ini posisi antenna berada disamping rampang.
Dengan posisi antenna jauh dari otak, maka resiko kanker otak pada handhone semacam ini paling kecil.
contoh: Motorola V3688/V8088/StarTac, Samsung A100, Samsung SGH800

HANDPHONE DENGAN INTERNAL ANTENNA
(Radiasi antenna mengarah ke telinga)
Pada handphone tsb posisi antenna disamping telinga, sehingga resiko kanker otak tidak terlalu besar. Namun efek sampingnya yaitu menyebabkan telinga cepat panas.
contoh: Nokia 3210/3310/8210/8850, Siemens S35/M35

Dari penjelasan di atas mengenai pengaruh posisi antena thd pancaran radiasi ke otak, maka dapat ditemukan sebab mengapa handphone Motorola V dan StarTac memiliki tingat SAR yg paling rendah.

Selain itu juga ditemukan sebab mengapa bila menggunakan Nokia 8210 kuping cepat terasa panas. Ini disebabkan karena Nokia 8210 menggunakan internal antenna sehingga pancaran radiasi mengarah ke telinga.

Nokia 8210 sendiri meskipun tergolong handphone beradiasi tinggi namun tingakt SAR-nya tidak terlalu tinggi (hanya sedikit diatas 1 watt/kg). Ini karena dengan internal antenna posisi antenna sedikit agak jauh dari otak. Ini berbeda dgn Nokia 5110, Philips Genie, Siemens C25, Ericsson T28, dan GF768 yg posisi antenanya jelas-jelas disamping otak kita. Telinga yg panas tentunya lebih baik drpd otak kita yg panas.

Rendahnya tingkat radiasi handphone tentu juga ada kaitannya dgn kekuatan sinyal handphone. Asumsinya, semakian besar radiasinya, maka semakin kuat pula sinyalnya. Nokia 8810 yg radiasinya sangat rendah (0.22 watt/kg) mungkin juga menjadi sebab lemahnya sinyal handphone ini. Ini berbeda dgn Motorola V yg tingkat SAR-nya rendah, tapi anehnya sinyalnya lebih kuat. Hal ini disebakan karena pancaran radiasi dari Motorola V sebenarnya sangatlah besar, yahitu hampir 1.6 watt/kg (mendekati ambang bahaya FCC). Tapi karena penempatan posisi antenanya jauh dari otak (disamping rahang kita) maka akhirnya pancaran radiasi yg diterima otak kita akhirnya sangat rendah.

Dr. Paolo Rossini dari Rumah Sakit Fatebenefratelli di Milan, Italia, dan rekan menggunakan Transcranial Magnetic Stimulation (TSM) untuk memeriksa fungsi otak saat menggunakan handphone. Dalam studi ini Paolo dibantu 15 relawan pria yang menggunakan handphone GSM 900 selama 45 menit. Hasilnya, sel-sel korteks motor 12 dari 15 relawan yang berdekatan dengan handphone terlihat mengalami rangsangan selama menggunakan handphone, namun kembali normal setelah satu jam kemudian. Korteks adalah lapisan terluar otak, sementara korteks motor yang dikenal sebagai “daerah yang mudah mengalami rangsangan”, karena stimulasi magnetik yang mengakibatkan keregangan otot.

Para peneliti menegaskan bahwa mereka belum menemukan efek buruk penggunaan handphone pada otak. Namun, pada orang dengan kondisi seperti epilepsi, yang berkaitan dengan rangsangan sel otak, memiliki potensi untuk terpengaruh stimulasi magnetik. “Boleh dikatakan, penggunaan EMF (frekuensi elektromagnetik) dalam jangka waktu lama dan kontinu berkaitan dengan penggunaan handphone dalam kehidupan sehari-hari mungkin akan memicu risiko atau bahkan manfaat bagi penderita sakit otak. Kita masih butuh studi lebih lanjut agar bisa lebih mengetahui kondisi ini dan memberikan peraturan yang aman bagi pengguna handphone yang makin tersebar luas ini,” jelas Paolo.

Sebenarnya, studi medis mengenai penggunaan handphone dan pengaruhnya pada otak telah memberi hasil beragam. Tahun lalu para peneliti Swedia menemukan penggunaan handphone dalam jangka waktu lama akan meningkatkan risiko tumor otak. Namun, studi ini dimentahkan empat operator handphone Jepang yang tak menemukan bukti bahwa gelombang radio dari handphone bisa membahayakan sel atau DNA.

Hal yang sama juga dikeluarkan Dewan Kesehatan Belanda yang menganalisis beberapa studi dan tak menemukan bukti bahwa radiasi dari telefon seluler berbahaya bagi otak. Semuanya masih serba kontroversi. Namun demikian, alangkah lebih bijaksana jika para pengguna handphone lebih mengedepankan sikap hati-hati dan tak berlebihan. Gunakanlah handphone sesuai kebutuhan.

[Baca Selengkapnya....]

Hacker Terseksi Sedunia

0 comments
Siapa yang mengira dibalik kecantikan dan otak encernya, Kristina Svechinskaya menjadi dalang pencurian uang senilai US$35 juta dari rekening bank di Amerika Serikat. Modusnya, dengan menggunakan virus komputer.

Berkat kelakuannya, ia mendapat predikat 'hacker paling seksi sedunia'. Ia bahkan disejajarkan dengan mata-mata cantik, Anna Chapman, yang sempat mengebohkan dunia. Apalagi, dua wanita menarik ini sama-sama berasal dari Rusia.

Dalam menjalankan aksinya, Svechinskaya bekerja bersama 37 hacker lainnya.

Gadis berusia 21 tahun itu saat ini ditahan di New York. Svechinskaya memanfaatkan virus 'Zeus Trojan' dan malware lainnya untuk membajak komputer orang lain.

Lalu, secara rahasia, para hacker komplotannya memantau aktivitas komputer korban, mencuri nomor rekening bank dan password. Dengan modal itu, mereka lalu mengambil uang jutaan dolar dari rekening korban.

Seperti dimuat situs Daily Mail, Rabu 13 Oktober 2010, uang hasil curian itu lalu ditransfer ke ratusan rekening bank palsu milik perantara di Amerika Serikat yang menerima dan mencuci uang hasil kejahatan cyber.

Svechinskaya juga berperan sebagai perantara yang mendapatkan komisi 10 persen dari uang curian yang ditransfer oleh hacker lainnya.

Svechinskaya punya sedikitnya lima rekening atas nama sendiri dan beberapa alias, di antaranya Anastasia Opokina dan Svetlana Makarova.

Kini, si cantik nan seksi itu diancam pidana 40 tahun dalam sel yang dingin atas dugaan kasus persekongkolan pembobolan bank dan menggunakan paspor palsu.

Jaksa Manhattan, Preet Bharara, mengungkapkan era digital membawa serta banyak manfaat, tetapi juga banyak tantangan untuk penegakan hukum dan lembaga keuangan.

"Penangkapan ini menunjukkan, pembobol bank modern tak lagi memerlukan senjata, masker, atau mobil untuk melarikan diri seperti perampokan konvensional."

"Ini hanya memerlukan internet dan kecerdikan, hanya dalam sekejap mata dengan cara meng-klik mouse," ucapnya.

disadur dari VIVAnews --

[Baca Selengkapnya....]
 

Blog Paksya. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com